Senin, 27 Agustus 2012

Jalan Raha-Wakuru di Kab. Muna telah diporsikan dalam APBD 2012,

Kendari. (Humas DPRD). 
Wakil Ketua DPRD Sultra, H.Lapili,S.Pd., kemarin menyatakan, jalan Raha-Wakuru di Kab. Muna telah diporsikan dalam APBD 2012, nilainya tak tanggung-tanggung sebesar Rp. 25 milyar, "Jalan poros Raha-Wakuru menjadi prioritas PemProv untuk segera dikerjakan. Anggaran sudah diporsikan supaya segera direalisasikan, harapnya kemarin" . La Pili juga menghimbau Dinas Pekerjaan Umum (PU) segera mempercepat proses tender pekerjaan jalan tersebut jangan ada kesan dilarut-larutkan. Hal itu disebabkan kondisi jalan yang sangat vital tersebut sudah sangat parah.

Seng Ada Lawan, Nur Alam Didukung 19 Partai Politik untuk Jadi Gubernur Lagi


KENDARI: Seng ada lawan. Begitulah kira-kira kata yang pantas bagi calon gubernur Sultra Nur Alam, jika 19 Partai Politik yang ada di Sultra benar-benar mewujudkan dukungannya.H. Nur Alam sendiri telah mengungkapkan kemungkinan besar mendapat dukungan 19 partai politik atau 73,42 persen dukungan. Partai pendukung itu terdiri 8 parpol yang mempunyai kursi di DPRD Sultra dan 11 partai politik yang tidak mempunyai kursi di legislatif. Hal itu diungkapkan Nur Alam pada jumpa pers di salah satu hotel di Kendari, Minggu (26/8/2012) sore. Saat jumpa pers Nur Alam didampingi sekretaris PAN Sultra Abdul Rahman Saleh dan tim pemenang Yusran Taridala.
Memang jumlah dukungan itu belum final, sebab masih harus diverifikasi terlebih dahulu, baik di tingkat tim pemenang Nur Alam maupun KPU Sultra, selaku penyelenggara pemilu kepala daerah.

Era Tawaf dengan Kendaraan Listrik


IBADAH memutari Kakbah tujuh kali (tawaf) dengan kendaraan listrik sudah jadi kenyataan. Tidak lagi harus berjalan kaki, digendong, atau ditandu. Inilah oleh-oleh perjalanan umrah akhir Ramadan saya tahun ini bersama istri, anak, menantu, dan cucu.
Hari itu, 14 Agustus 2012, saya berada di lantai empat Masjid Al Haram. Pada pukul delapan pagi matahari musim panas sudah terasa menyengat di lantai yang menghadap ke langit itu. Sejak subuh saya memang berada di situ. Menyelesaikan bacaan tiga juz terakhir Alquran yang 30 juz itu.

Kamis, 16 Agustus 2012

Agenda Kegiatan DPRD Sultra Telah Disepakati Bamus

Kendari (Humas DPRD)
Jadwal kegiatan atau agenda sidang dan rapat-pengambilan kebijakan telah disepakati oleh Badan Musyawarah DPRD Provinsi Sultra, setelah menggelar rapat, selasa (14/8) yang dipimpin oleh Ketua DPRD Sultra LM Rusman Emba ST di gedung sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara. Berdasarkan hasil putusan musyawarah, disepakati untuk melakukan penjadwalan ulang atas pembahasan dan penandatanganan kesepakatan bersama atau kebijakan umum anggaran (KUA) serta prioritas dan plafon anggaran sementara (PPAS) perubahan APBD Provinsi Sultra tahun anggaran 2012.

Rabu, 15 Agustus 2012

Prihatin Kondisi Jalan di Muna yang Rusak

Kendari (Humas DPRD)
Kekesalan masyarakat terhadap rusaknya infrastruktur jalan di Sultra khususnya di Kabupaten Muna, ditunjukan dengan mengumpulkan koin buat pemerintah. Kemarin Koalisi Mahasiswa Peduli Jalan (Koperja) Sultra mendatangi DPRD Sultra untuk menyerahkan bingkisan tunjangan hari raya (THR) berupa uang koin sebanyak Rp. 400 ribu  kepada DPRD Sultra.
"THR ini telah dikumpulkan masyarakat Muna selama tiga hari untuk Pemprov dan DPRD Sultra semoga dapat termotivasi untuk memperbaiki kinerjanya ke depan," ungkap La Ode Agussalim, korlap aksi.
   

Panwas Pilgub Sultra Minta Rp 25 M

Kendari (Humas DPRD)
Anggaran bagi Panitia Pengawas (Panwas) Pemilihan Gubernur (PIlgub) sudah ditetapkan sebesar Rp 12 Miliar. Tapi Panwas rupanya belum puas dan merasa cukup. Mereka kini tengah meminta dana tambahan hingga totalnya Rp 25 Miliar. Angka yang sangat fantastis itu sudah diusulkan pada DPRD Sultra untuk dimasukkan dalam APBD Perubahan (APBDP) nanti.
Ketua DPRD Sultra, Rusman Emba yang ditemui kemarin membenarkan adanya usulan Panwas itu. Katanya selain keluhan dari KPU dan pihak pengamanan Pilgub, Panwas juga menganggap dana yang dianggarkan tidak cukup. ''Kami akan menyandingkan kebutuhan anggaran tersebut dengan data analisis Panwas. Memang dalam undang-undang (UU) jelas tertera bahwa penyelenggara Pemilu yaitu KPU dan Panwas termasuk pengamanan. Inilah yang akan kami bahasa pada APBD Perubahan,'' jelasnya.
   

Kamis, 09 Agustus 2012

DPRD Sultra Tengah membahas Anggaran Pilgub

Kendari (Humas DPRD)
Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Sulawesi Tenggara (Sultra), saat ini tengah membahas anggaran untuk KPU dan Panwas jelang pemilihan Gubernur (Pilgub) November mendatang. Ketua DPRD Provinsi Sultra LM. Rusman Emba, ST menyatakan, pihaknya selama ini mendapat banyak keluhan baik dari pihak KPU maupun Panwas Sultra terkait anggaran yang belum sepenuhnya memenuhi target, "Kami mendapatkan keluhan dari Panwas yang selama ini mengeluh karena permintaan Panwas mencapai Rp. 25 miliar tetapi dianggarkan baru Rp.12 miliar. 

Rabu, 01 Agustus 2012

Personal Development


Setiap pimpinan dalam melaksanakan pengembangan  pegawai harus mengetahui secara tepat sasaran pokok yang hendak dicapai, dengan mengetahui strategi pengembangan SDM diharapkan  pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Kekurangan pegawai pada satu lembaga dapat diatasi dengan memindahkan kelebihan pegawai dari lembaga yang lain. Untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja baru yang dibutuhkan, dapat dilakukan system kontrak kerja selama 1 sampai 5 tahun. Penyempurnaan system pendidikan dan pelatihan SDM dikaitkan dengan karier, pendidikan dan latihan merupakan kegiatan yang sangat srategis dan merupakan suatu proses sepanjang masa tugasnya. Oleh karena itu perlu diatur lebih jelas dan konsekwen, dalam arti bahwa pendidikan tidak bisa disalahgunakan untuk menyingkirkan seseorang dari lingkungan kerjanya karena alasan kurang produktif atau kurang disukai, melainkan justru menjadi syarat atau prakondisi tertentu bagi karier dan kepangkatan.

Sejarah Sulawesi Tenggara

 
Provinsi Sulawesi Tenggara dibentuk tanggal 22 September 1964. Sebelumnya, provinsi yang beribukota Kendari ini merupakan bagian dari Provinsi Sulawesi Selatan-Tenggara yang dibentuk pada tahun 1960. Sulawesi Tenggara memiliki perjalanan sejarah yang panjang. Sejak zaman pra-sejarah, wilayah Sulawesi Tenggara telah memiliki penghuni. Penduduk asli provinsi ini merupakan campuran antara bangsa Wedoid dan Negroid. Sekitar tahun 3000 SM datang dan bermukim kelompok baru dari bangsa Proto-Melayu yang kemudian disusul oleh kedatangan bangsa Melayu yang lebih muda, yaitu, Deutro-Melayu tahun 300 SM.

Pembinaan Sumber Daya Manusia

Menciptakan suatu kondisi iklim pemerintahan di Indonesia yang lebih baik dari sebelumnya diarahkan untuk mendorong percepatan upaya membangun bangsa dan negara melalui otonomi daerah  yang mencakup seluruh kegiatan masyarakat, pemerintah maupun swasta. Baik tidaknya iklim tersebut tergantung pada penataan sistem yang mampu penyesuaian kondisi terhadap masalah dan tantangan yang akan timbul ataupun terlihat dipermukaan bahkan berupa gejala sehingga dapat mendorong perubahan yang teratur dan terkendali terhadap segala aspek kehidupan masyarakat sesuai dengan peranannya masing-masing. Hal ini sangat tergantung pada manusianya yang melakukan kerja sama dalam menjalankan kegiatan.