Kendari, (Humas), Sejak 29 Mei sampai
dengan 03 juni 2013 lalu, 45 Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Provinsi
Sulawesi Tenggara kembali ke masyarakat daerah pemilihan masing-masing (Reses) masa
sidang II guna menyerap berbagai aspirasi secara langsung. Wakil Ketua DPRD
Prov. Sultra, H.Lapili,S.Pd melaksanakan reses masa sidang II kedaerah
pemilihan, diwilayah Kecamatan Tiworo Selatan, Tiworo Tengah, dan Maginti,
serta Sawerigadi dengan tempat-tempat di Desa Katangana, Patura Jaya, Kasimpa
Jaya, Pajala dan Ondoke.
Dari pelaksanaan Reses tersebut diperoleh beberapa
masukan dari masyarakat Desa Katangana, Desa Patura Jaya dan Desa Kasimpa Jaya dengan Program percetakan sawah supaya dibantu
dengan alat pengolah sawah, yaitu Handtracktor, pembangunan rumah-rumah ibadah
supaya diperhatikan umtuk diberi bantuan. Pemberdayaan ekonomi masyarakat
melalui bantuan kelompok ternak. perbaikan jalan dan jembatan yang
menghubungkan lokasi pemukiman diwilayah transmigrasi.
Desa Mekar Jaya Supaya
difasilitasi oleh Investor agar ada yang bisa memaksimalkan pembelian
hasil-hasil perkebunan masyarakat diwilayah tersebut. Masyarakat mengiginkan Supaya
para anggota dewan sering turun bertemu masyarakat. sedangkan Desa Pajala
membutuhkan bantuan untuk menyelesaikan masjid. Dari kelompok pemuda
mengusulkan bantuan pemberdayaan potensi mereka, berupa alat-alat olahraga dan
alat seni musik, pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui bantuan alat penunjang
usaha yang mereka lakukan. Perbaikan jalan yang menuju dan melewati Desa Pajala
kondisinya sangat memprihatinkan. Desa Ondoke Bantuan untuk jalan usaha tani
dan jalan usaha ekonomi produktif yang ada diwilayah Ondoke. Bantuan Masjid
Ondoke. Perbaikan jalan sepanjang 7 Km yang melewati Ondoke menuju Lombu Jaya
supaya diperhatikan Pemerintah.
Dari hasil pertemuan,
Wakil Ketua DPRD Sultra H. Lapili,S.Pd menyimpulkan bahwa mayoritas persoalan
yang mendominasi di setiap daerah adalah masalah jalan dan infrastruktur atau
pembangunan dalam arti luas, H.Lapili,S.Pd berjanji akan mengusahakan agar
keinginan masyarakat di daerah pemilihannya dapat di realisasikan.