| Ruangan Kepala BLKI Makassar |
Makassar, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Prov. Sultra Muh. Jafar SE, dan
rombongan melakukan kunjungan kerja dalam rangka study komparasi tentang
organisasi bidang pelatihan kerja dan tata kerja dalam rangka membandingkan kunjungan kerja
sebelumnya di BLKI Kendari. BLKI Kendari
dari 3000 yang dilatih hanya 15% lulusannya terserap di dunia kerja,
sehingga pengangguran terbuka di prov
sultra saat ini meningkat, Komisi IV DPRD Prov. Sultra menyambagi BLKI Makassa
(25/02) agar mendapatkan masukan mengenai ketersediaan SDM terlatih untuk
memasuki dunia kerja saat ini.
| MTU BLKI Makassar |
Dalam kunjungannya di BLKI Makassar diterima oleh Kepala BLKI
Makassar Muh. Akbar SH,MM dan didampingi KaSubag. Tata Usaha. Kepala BLKI
Makassar dalam keterangannya, Balai Latihan Kerja Industri Makassar merupakan
salahsatu instrument peningkatan kualitas dalam mentransfer pengetahuan,
keterampilan dan etos kerja yang produktif sehingga dapat menghasilkan tenaga
kerja yang kompetitif dan mempunyai daya saing untuk siap kerja ataupun usaha
sendiri.
Visi BLKI Makassar “Terwujudnya tenaga kerja kompoten yang
berdaya saing melalui pelatihan berbasis kompetensi dan sertifikasi” dan missi
“Menyelenggarakan dan mengembangkan program pelatihan sesuai kebutuhan pasar
kerja, penguatan institusi bidang pelatihan dan pengembangan tempat uji
kompetensi , menyelenggarakan dan mengembangkan system metode pelatihan kerja
sertifikasi kompetensi, serta membangun jejaring dengan stakeholder bidang
ketenagakerjaan”
Untuk mencapai visi misi tersebut BLKI Makassar, didukung SDM
terlatih dan professional dan memiliki peralatan pendukung pelatihan berbasis
computer seperti mesin bubut, design konstruksi dll dan didukung beberapa unit
Mobil Training unit (MTU) untuk menjangkau kecamatan dan perdesaan, juga
mengadakan berbagai kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan para pengajarnya
melalui kegiatan kerja sama dengan berbagai pihak diantaranya instansi
pemerintah, BUMN, BUMD, perusahaan Swasta, LSM, sehingga lulusan BLKI Makassar
terserap 80% di dunia kerja saat ini. (Publikasi)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar