Kendari, Dengan jumlah anggota yang dianggap kuorum, DPRD Sultra tetap melanjutkan visi-misi yang dipimpin oleh dua wakil ketua, yakni La Pili dan Sabaruddin Labamba. Walaupun Ketua DPRD Sultra, LM Rusman Emba, ST telah menskorsing sidang hingga ada klarifikasi dari Kemendagri dan KPU Pusat, namun skorsing itu dicabut oleh La Pili dan Sabaruddin Labamba. Sebanyak 23 anggota dari total 45 anggota dewan hadir dalam rapat paripurna ini. Artinya, jumlah ini sudah memenuhi syarat undang-undang untuk dikatakan kuorum. Pemaparan visi misi pun dari para calon gubernur berlanjut. |
Kamis, 18 Oktober 2012
Ridwan-Buhari Matta Tak Bacakan Visi Misi
Label:
Kendari News
Kisruh DPRD Sultra, Keputusan Ketua DPRD Dianulir Dua Wakil Ketua
KENDARI : Perdebatan sengit yang terjadi pada saat pencabutan nomor urut tanggal 13 Oktober 2012, kembali terjadi kemarin (17/10) pada saat Rapat Paripurna Istimewa DPRD Sultra, dalam rangka Penyampaian Visi, Misi dan Program Calon Gubernur-Wakil Gubernur Sultra Masa Jabatan 2013-2018. Perdebatan berawal dari interupsi salah seorang anggota DPRD Sultra, Firdaus Tahrir yang mempertanyakan keabsahan putusan KPU Sultra yang meloloskan tiga pasangan calon, mengingat terdapat putusan lain yang meloloskan empat pasangan calon.
"Rapat paripurna hari ini merupakan kelanjutan dari pentahapan KPU Sultra, sehingga kita menginginkan kepastian hukumnya, apalagi kita semua tidak ingin Pilgub menjadi pemungutan suara ulang (PSU)," kata Firdaus.
Label:
Kendari News
Langganan:
Komentar (Atom)
